Andy Sumillam Sibarani Fokus Perjuangkan Kesejahteraan Petani

Andi Sumillam Sibarani Caleg DPRD Kab.Tobasa Dapil 5 dari PDI Perjuangan dengan Nomor urut 5
Andy Sumillam Sibarani Caleg DPRD Kab.Tobasa Dapil 5 dari PDI Perjuangan dengan Nomor urut 5

SUMATRAPOS.COM– Sebagai daerah penghasil pertanian dan perkebunan kabupaten Toba Samosir masih mengalami persoalan kelangkaan pupuk subsidi, padahal Tobasa adalah daerah lumbung pangan masyarakat Sumatra Utara.

Persoalan langkanya pupuk subsidi ini disebabkan karena rantai distribusi kurang diawasi oleh pemerintah sehingga ada oknum yang mempermainkan kuota pupuk subsidi dan membuat petani kekurangan pupuk subsidi. Misalnya, kebutuhan petani 1,5 ton tapi hanya tersedia 1 ton di lapangan sehingga petani harus membeli pupuk yang tidak subsidi sebanyak 500 kilo.

Selama ini pendistribusian pupuk subsidi melalui koperasi dan toko pupuk namun tetap saja masih terjadi kelangkaan pupuk, faktor jarak, waktu dan transportasi yang jadi kendala. Namun sayangnya hal itu justru dimanfaatkan oknum pedagang supaya harga pupuk subsidi sama dengan harga pupuk non subsidi.

“Subsidi ya subsidi, jangan sampai harga pupuk subsidi dipermainkan oleh oknum pedagang,” kata Caleg PDI Perjuangan, Andy Sumillam Sibarani, Jumat (5/10).

Menurut Andy subsidi pupuk sudah dialokasikan dari Kementerian Pertanian dan sudah ada kuota ditiap daerah. TapiĀ  rawan di manupulasi oknum tertentu demi meraup untung.

“Saya menghimbau supaya pemerintah daerah Kabupaten Toba Samosir mengawasi secara ketat pendistribusian pupuk terhadap petani di Toba Samosir,” tegasnya.

Andy menjelaskan sebagian besar mata pencarian masyarakat Tobasa adalah petani padi, palawija dan perkebunan kopi sehingga pupuk subsidi sangat dibutuhkan untuk menekan biaya produksi. Jika terjadi kelangkaan terhadap pupuk subsidi maka petani dirugikan karena harus mengeluarkan biaya ekstra atau resikonya dapat gagal panen.

“Adapun visi dan misi saya adalah untuk memastikan ketersediaan pupuk subsidi di Tobasa untuk para petani di Tobasa, jangan lagi ada kelangkaan pupuk subsidi,” ujar Andy.

Selain persoalan pupuk subsidi, lanjut Andy, ia juga akan memperjuangkan pengadaan bibit unggul gratis untuk petani seperti benih jagung jika ia dipercaya masyarakat jadi legislatif. Andy berjanji akan mendorong pemerintah khususnya Dinas Pertanian Tobasa untuk menganggarkan dalam APBD pengadaan bibit unggul gratis.

“Saya berharap supaya masyarakat Toba Samosir khususnya di pertanian semakin meningkat dan sejahtera,” ucapnya.

Selain sektor pertanian dan perkebunan caleg DPRD Kabupaten Toba Samosir ini juga berjanji akan meningkatkan potensi pariwisata Danau Toba dan sekitarnya, ia akan mempromosikan serta mengajak investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di kampung halamannya. (HK/SPO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: