Anies Tunjuk Pejabat Bermasalah Sebagai Plt BPPBJ

BPPBJ DKI Jakarta
BPPBJ DKI Jakarta

 

SUMATRAPOS—Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Arifin Nur Cahyo, mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganti Indrastuty Rosari Okita sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa  (BPPBJ). Arifin mengatakan, aksi demo yang dilakukan KAKI kemarin di Balaikota, Kamis (7/6),  ternyata didengar oleh Anies  bahwa ada oknum bermasalah di BPPBJ yang menghambat proses penyerapan anggaran karena lambatnya menyelenggarakan proses lelang.

Namun Arifin  kembali mengkritik Anies karena mengangkat Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup, Blessmiyanda , sebagai pelaksana tugas (Plt) BPPBJ. Arifin menilai langkah Anies kurang tepat karena menempatkan pejabat yang bermasalah di posisi yang sangat strategis.

“ ini sama saja dengan istilah  ‘Lepas dari mulut harimau masuk kedalam mulut buaya’. Bless  dikenal sebagai orang yang bermasalah dan  tidak mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.  Dia dekat dengan pengusaha dan selalu intervensi soal pemenang tender,” ungkap Arifin di Jakarta, Jumat (8/6).

Arifin menjelaskan, Bless  adalah orang dekat Ahok yang sangat alergi dengan swasta, mereka  lebih memilih BUMD sebagai pemenang lelang dibandingkan dengan swasta. Padahal berdasarkan Perpres No 4 tahun 2015 tentang lelang hal itu menyalahi aturan. Selain itu, sekarang banyak juga swasta yang lebih berkualitas dibandingkan BUMD.

BPPBJ adalah urut nadi dari prestasi Anies sebagai Gubernur DKI, dimana penyerapan anggaran melalui proses lelang harus dilakukan cepat dan tepat. Karena itu jabatan strategis Kepala BPPBJ harus diisi dengan orang yang bersih, bebas korupsi dan tidak punya kepentingan.

“Mudah-mudahan Gubernur hanya menempatkan dia sementara. Karena dia selalu intervensi pemenang lelang dan dekat dengan penguasa.  Pertanyaan saya, apakah tidak ada orang lagi selain Bless,” tegas Arifin.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Ketenagakerjaan Iwan Sumule meminta agar Anies bisa memilih Kepala BPPBJ orang yang dikenal bersih dan tidak punya kepentingan.

“Kita harapkan pengantinya adalah orang yang setia sama pak anies dan setia membrantas mafia proyek ada di DKI.” Ujar Iwan.

Ketika ditanyakan siapa orang yang tepat tersebut, Iwan menunjuk Lasro Marbun mantan Kadis Pendidikan yang juga mantan Kepala Bawasda DKI Jakarta untuk mengisi posisi tersebut.

“Lasro Marbun orang yang bersih dan tidak punya kepentingan. Kerjanya bagus, kemampuannya luar biasa. Sayangnya dia di zhalimi dimasa Ahok.” Pungkas Iwan. (HK)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: