Minggu, Februari 23

Penulis: Hendi Kusuma

Jokowi Watch:  Penyusunan Harga Satuan Barang HPS di Kementerian PUPR Terkesan ‘Copy Paste’

Jokowi Watch:  Penyusunan Harga Satuan Barang HPS di Kementerian PUPR Terkesan ‘Copy Paste’

SPO Jakarta
Sumatrapos.com, Jakarta - Kementerian PUPR dinilai perlu melakukan evaluasi satuan harga barang per-item dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) anggaran proyek infrastruktur. Pasalnya, satuan harga barang dalam HPS diduga banyak terjadi pengelembungan harga sehingga diduga bisa menimbulkan kerugian negara. Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus, mengatakan penyusunan satuan harga barang dalam HPS seperti copy paste atau tidak update sesuai fakta di lapangan. Misalnya harga satuan pipa dalam proyek pembangunan saluran pipa, harga satuan pipa disusun hanya berdasarkan keterangan distributor tanpa melakukan analisa lebih jauh, jika distributor mengatakan harga pipa permeter Rp 5.000 maka harga tersebut yang dicantumkan berdasarkan banyaknya volume. Padahal harga pipa ...
Tobasa Butuh Figur Pemimpin Muda, Inovatif dan Sehat

Tobasa Butuh Figur Pemimpin Muda, Inovatif dan Sehat

SPO Daerah
Danau Toba Sumatrapos.com, Tobasa - Ketua Generasi Muda Tobasa, Arthur Napitupulu, ikut menyoroti perkembangan Pilkada Kabupaten Tobasa 2020. Menurutnya dari sejumlah nama bakal calon bupati yang telah muncul, masyarakat Tobasa membutuhkan sosok figur muda, inovatif dan  sehat demi membawa perubahan kesejahteraan yang lebih baik. Ia menjelaskan muda artinya cepat bergerak mengambil keputusan setiap kebijakan, Inovatif artinya membuat terobosan-terobosan program yang mendatangkan manfaat sosial dan  ekonomi, dan sehat supaya bisa jadi contoh masyarakat. Masyarakat Tobasa butuh figur pemimpin seperti itu karena selama 20 tahun Kabupaten Tobasa dimekarkan belum juga ada perubahan signifikan, baik dari segi kualitas peningkatan sumber daya manusia, ekonomi dan kesejahteraan. Bahkan
Culture Coffee Cafe Sajikan Kopi Nikmat Aneka Rasa

Culture Coffee Cafe Sajikan Kopi Nikmat Aneka Rasa

SPO Jakarta
Jakarta - Siapa yang tidak kenal dengan minuman satu ini, selain rasanya yang pahit bercampur manis, minuman ini juga dapat dikombinasikan dengan berbagai jenis minuman lain untuk menambahkan rasa berbeda. Ya, Kopi, minuman yang cukup familiar sering kita jumpai dimana-mana, kopi selalu disajikan hangat bersama gula, susu dan krim saat bersama sahabat dan keluarga. Kopi juga dinilai memberikan semangat positif dalam tubuh sebelum melakukan aktifitas sehari-hari. Kabar baiknya, sajian kopi aneka rasa bisa dinikmati di Culture Coffee Cafe dengan menu Hawaiian Coffee, Espersso, Cappucino, Khalua Latte dan Caramel Latte. Di cafe ini biji kopi lokal diolah lewat mesin dengan tekanan tertentu sehingga menghasilkan bubuk kopi beraroma dan rasa tetap terjaga. Bubuk kopi kemudian  bisa dibuat b
Pilkada Tobasa: Elektabilitas Poltak Sitorus Ungguli Darwin Siagian

Pilkada Tobasa: Elektabilitas Poltak Sitorus Ungguli Darwin Siagian

SPO Daerah
Sumatrapos.com, Tobasa - Sebanyak 27O daerah akan menggelar pemilihan pemimpin secara serentak pada 23 September nanti. Salah satunya adalah Kabupaten Toba Samosir atau biasa dikenal dengan sebutan Tobasa. Siapa yang berpeluang jadi orang nomor satu di Tobasa? Beberapa lembaga survei dan polling sudah mulai coba memprediksinya. Salah satunya lembaga survei Indopolling Network yang memotret sosok berpeluang menduduki kursi nomor satu di kabupaten itu via surveinya. Direktur Indopolling Network Wilhelmus Wempy mengatakan, survei dilakukan untuk mengukur seberapa banyak pemilih yang mengenal dan kemudian memilih kandidat. Termasuk wilayah, jenis kelamin, pendidikan, suku, agama, pendapatan dan sebagainya. "Bagaimana perbandingan popularitas kandidat dibandingkan dengan kandida
Proses Lelang dan Pekerjaan Politeknik Negeri Pontianak Dipertanyakan

Proses Lelang dan Pekerjaan Politeknik Negeri Pontianak Dipertanyakan

SPO Daerah
Sumatrapos.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus, mempertanyakan proses lelang dan pembangunan gedung kuliah terpadu Politeknik Negeri Pontianak yang diduga bermasalah. Ia mengatakan proyek ini dilelang Agustus 2019 namun hingga kini proyek belum juga dikerjakan pemenang tender. Tigor menjelaskan kejanggalan proyek ini sudah terlihat saat proses lelang, saat itu panitia lelang sudah mengumumkan calon pemenang lelang dengan penawaran terendah, namun panitia lelang menyatakan perusahaan calon pemenang tidak dapat mengerjakan proyek karena kurang persyaratan dan harus memasukan penawaran ulang. Kemudian, lanjutnya, proses penawaran ulang sudah diumumkan pemenang tender penawar harga terendah namun proyek tidak dikerjakan. "Jadi pertanyaan mengapa proyek ini...
Dani Aqso Tawarkan Konsep “Mojokerto Mandiri”

Dani Aqso Tawarkan Konsep “Mojokerto Mandiri”

SPO Daerah
Bakal calon Bupati Mojokerto periode 2020-2024, Dani Aqso.Jakarta – Putra mantan Bupati Mojokerto periode 1990 – 2000 Prof.Dr.H.Machmoed Zain, SH, MSi, APU kini maju sebagai bakal calon bupati Mojokerto pada Pemilukada 2020. Ayub Daniel Aqso atau yang akrab disapa Dani ini mengatakan ingin melakukan perubahan karena Mojokerto banyak tertinggal dari daerah lain dari segi kesejahteraan masyarakat, pendidikan, dan kesehatan. Bahkan kondisi sosial seperti keamanan, ketertiban serta displin tidak lagi seperti dulu ketika semasa ayahnya menjabat bupati. Oleh sebab persoalan tersebut Dani merasa terpanggil membawa perubahan demi membangun Mojokerto lebih maju, dan lebih baik lagi bersama masyarakat serta dukungan keluarga. Sebagai balon Bupati, Dani menawarkan konsep Maju, Dinamis d
Relawan Jokowi Dukung Ben Brahim S Bahat Jadi Cagub Kalteng

Relawan Jokowi Dukung Ben Brahim S Bahat Jadi Cagub Kalteng

SPO Daerah
Sumatrapos.com, Jakarta - Pemilukada Gubernur Kalimantan Tengah yang akan berlangsung tahun ini akan bersaing ketat karena banyak calon peserta yang muncul. Setidaknya ada ada delapan orang bupati dan mantan bupati serta mantan wali kota ikut mendaftar pencalonan sebagai Gubernur Kalteng mendatang. Tercatat beberapa nama antara lain, Willy M Yosept (mantan Bupati Murungraya), Perdie Yosept (Bupati Murungraya), H Supian Hadi (Bupati Kotim), H Nadalsyah (Bupati Barito Utara). Ben Brahim S Bahat (Bupati Kapuas) H Abdul Razak (Mantan Bupati Kotawaringin Barat), Arton S Dohong (Mantan Bupati Gunungmas), HM Riban Satia (Mantan Wali Kota Palangkaraya) dan juga Gubernur Petahana, H Sugianto Sabran. Tokoh masyarakat Asdi Narang, juga ada dari kalangan pengacara, mantan birokrat, dan birokrat, ...
Dua Kali Mangkir, Tersangka Kasus Korupsi Amril Mukminin  Dinilai Tidak Koperatif

Dua Kali Mangkir, Tersangka Kasus Korupsi Amril Mukminin  Dinilai Tidak Koperatif

SPO Jakarta
Gedung KPK (Foto: Sindo) Sumatrapos.com, Jakarta - Tersangka dugaan korupsi Proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis tahun 2013-2015, Amril Mukminin, kembali mangkir terhadap panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (20/01/2020). Amril beralasan sedang ada tugas sebagai  Bupati Bengkalis sehingga tidak dapat hadir memenuhi panggilan KPK tersebut. Sebelumnya Amril juga mangkir ketika dipanggil KPK tanggal 23 Oktober 2019 lalu. Diketahui Amril ditetapkan tersangka tanggal 16 Mei 2019 lalu karena menerima uang Rp 5,6 milliar dari PT CGA dalam proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis tahun 2013-2015. Terkait hal itu Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus, mengatakan A
Jokowi Watch Minta KPK Segera Tahan Bupati Bengkalis

Jokowi Watch Minta KPK Segera Tahan Bupati Bengkalis

SPO Daerah, SPO Nasional
Sumatrapos.com, Bengkalis - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, sebagai tersangka pada Kamis 16 Mei 2019 lalu. Amril diduga menerima uang Rp 5,6 milliar dari PT CGA dalam proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis tahun 2013-2015. Namun hingga kini Amril belum dieksekusi dan menjalani proses persidangan. Terkait hal itu Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus, mengatakan penetapan tersangka Amril  oleh komosioner KPK yang lama karena ada unsur pidana  yang jelas dan sudah ada tersangka yang divonis yaitu Sekda dan pengusaha dalam kasus tersebut. Jadi Komosioner yang baru harus menahan semua tersangka yang ditetapkan KPK. "Dalam sejarah KPK belum ada tersangka yang bebas kecuali tersangka ya
KAKI Ungkap Ada Kasus Korupsi Lebih Besar Dibanding OTT Komisioner KPU

KAKI Ungkap Ada Kasus Korupsi Lebih Besar Dibanding OTT Komisioner KPU

SPO Jakarta
Jakarta - Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) meminta publik tidak terpukau dengan OTT (Operasi Tangkap Tangan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. KAKI menilai OTT tersebut seperti diframing untuk menghancurkan PDI Perjuangan. Demikian disampaikan Ketua Umum Komite Anti Korupsi Indonesia, Arifin Nur Cahyono, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (12/1/2020). "Memang penyuapan kepada Komisioner KPU adalah sebuah pelanggaran hukum tindak pidana korupsi yang tidak bisa diampuni lagi. Tetapi sepertinya ada yang sedang terkena TO (target operasi), yaitu Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hasto coba ditarik-tarik ke kasus itu hanya karena staf di kesekretariatan PDI Perjuangan Saeful Bahri ikut tertangkap dalam OTT," ujar Arifin. KAKI juga mer...