Kamis, Februari 27

Dani Aqso Tawarkan Konsep “Mojokerto Mandiri”

Bagikan

Bakal calon Bupati Mojokerto periode 2020-2024, Dani Aqso.Jakarta – Putra mantan Bupati Mojokerto periode 1990 – 2000 Prof.Dr.H.Machmoed Zain, SH, MSi, APU kini maju sebagai bakal calon bupati Mojokerto pada Pemilukada 2020. Ayub Daniel Aqso atau yang akrab disapa Dani ini mengatakan ingin melakukan perubahan karena Mojokerto banyak tertinggal dari daerah lain dari segi kesejahteraan masyarakat, pendidikan, dan kesehatan. Bahkan kondisi sosial seperti keamanan, ketertiban serta displin tidak lagi seperti dulu ketika semasa ayahnya menjabat bupati.

Oleh sebab persoalan tersebut Dani merasa terpanggil membawa perubahan demi membangun Mojokerto lebih maju, dan lebih baik lagi bersama masyarakat serta dukungan keluarga.

Sebagai balon Bupati, Dani menawarkan konsep Maju, Dinamis dan Berdikari (MANDIRI) atau “Mojokerto Mandiri” yaitu visi-misi membangun ekonomi, pendidikan dan kesehatan untuk meningkatkan kesejaheteraan masyarakat sesuai dengan tujuan negara.

“Melalui ‘Mojokerto Mandiri’ kami berkeinginan supaya masyarakat bisa makan, pintar dan sehat.” Kata Dani di Jakarta, Minggu (9/02/2020).

Dani menjelaskan Mojokerto Mandiri tertuang dalam lima visi – misi yaitu meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lahir dan bathin serta kemandirian dalam suasana aman dan damai, mengembangkan perekonomian untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dan mengurangi angka kemiskinan dengan bertumpu pada pengembangan potensi lokal kerjasama sebagai pemangku kepentingan.

Kemudian mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa dan seluruh kekuatan, ekonomi desa terutama UMKM ( Usaha Mikro dan Menengah). Dan mewujudkan Good Governance dan Clean Governance melalui pelaksanaan demokrasi, peningkatan transparansi dan kualitas penyelenggara pemerintahan supaya lebih professional, bertanggung jawab, dinamis, bersih, dan bebas KKN serta upaya penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia (HAM) dalam rangka mewujudkan visi dan misi tersebut kami memandang perlu untuk merumuskan rencana kebijakan dengan nama “DASA DHARMA”.

“Mojokerto Mandiri tidak hanya membangun secara fisik saja tapi membangun masyarakat secara ekonomi dan bathin, itu harapan saya.” Ujarnya.

Lebih lanjut, kata Dani, langkah konkret yang akan dilakukan adalah membangun sektor pertanian, nantinya pemerintah kabupaten akan mengalokasikan anggaran pertanian untuk melindungi petani yang gagal panen. Anggaran tersebut akan terbagi jadi subsidi benih tanaman dan pupuk sehingga petani semangat bertani kembali. Kedua Mojokerto perlu membangun Rumah Sakit Daerah yang bertaraf nasional dan internasional sehingga bila ada warga yang sakit tidak perlu dirujuk ke rumah sakit daerah lain.

Program Dani ini didukung Ketua Relawan Pasukan Tetap Jokowi (Pak Tejo), Tigor Doris Sitorus, yang mengatakan Dani berpeluang menang di kabupaten Mojokerto karena terbukti cukup berprestasi dibidangnya. Ia juga dikenal anak mantan bupati yang menjabat selama sepuluh tahun dengan segudang prestasi

Jika dilihat dari sisi lain, kata Tigor, pasca periode Prof. Machmoed Zain sudah tiga orang bupati Kabupaten Mojokerto yang tersandung masalah hukum. Jadi jika masyarakat Mojokerto mempercayai Dani sebagai bupati periode 2020 sampai 2024 Mojokerto akan Mandiri. (HK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: