SPO Nasional

KPK Siap Periksa Lippo Group Terkait Suap Meikarta

KPK Siap Periksa Lippo Group Terkait Suap Meikarta

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan segera memanggil sejumlah pihak dari Lippo Group, buat diperiksa dalam kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Central Business District (CBD) Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi. "Pihak swasta baik itu dari Lippo Group atau yang lain jika dibutuhkan dalam penyidikan akan kami panggil dan akan dilakukan pemerikasaan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/10). Dalam kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta ini, KPK menetapkan sembilan tersangka. Dua di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. Febri melanjutkan selain pihak Lippo Group, pihaknya juga akan segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap p
JK Anggap Berlebihan Jika Gedung DPR Dilapis Kaca Anti-Peluru

JK Anggap Berlebihan Jika Gedung DPR Dilapis Kaca Anti-Peluru

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai usulan Ketua DPR Bambang Soesatyo soal pemasangan antipeluru di sejumlah ruangan di gedung DPR berlebihan. Usulan itu muncul pasca insiden dugaan peluru nyasar di ruang kerja anggota Komisi III DPR di lantai 13 dan 16 Gedung Nusantara DPR, kemarin, Senin (15/10). "Wah itu berlebihan, berlebihan, karena mahal," ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (16/10). JK membandingkan dengan pemasangan kaca antipeluru yang digunakan di rumah dinasnya. Pemasangan kaca antipeluru itu hanya digunakan di kamar tidurnya. Sebab, jika dipasang di seluruh ruangan biayanya akan sangat mahal. "Apalagi kalau semua dipasang itu (di gedung DPR), masyaallah," tuturnya. Alih-alih memasang kaca antipeluru, menurut JK, untuk mencegah berulangn
Insiden Peluru Nyasar, Lapangan Tembak Senayan Setop Kegiatan

Insiden Peluru Nyasar, Lapangan Tembak Senayan Setop Kegiatan

SPO Nasional
SUMATRARPOS.COM -- Polisi menghentikan sementara aktivitas di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta pascainsiden peluru nyasar ke ruangan anggota DPR RI. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan penghentian sementara aktivitas di Lapangan Tembak Senayan dilakukan untuk membenahi standar operasional prosedur (SOP) dan peningkatan pengamanan di sekitar lokasi. "Sementara lapangan tembak kami hentikan dulu kegiatan. Saya sudah koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk dihentikan sementara, sambil nanti kami benahi SOP dan kami tingkatkan pengamanan," kata Setyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (16/10). Ia pun menegaskan, polisi tidak menemukan unsur kesengajaan dalam insiden ini. Menurut dia, penembakan dari arah Lapang
Usai Gempa dan Tsunami, Palu Diminta Waspadai Banjir Bandang

Usai Gempa dan Tsunami, Palu Diminta Waspadai Banjir Bandang

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM - Memasuki musim pancaroba, peneliti geografi dan tata ruang Badan Informasi Geospasial (BIG) Yosef Prihanto mewanti-wanti pemerintah daerah dan masyarakat Palu untuk mewaspadai bencana banjir bandang. Musibah tersebut dikhawatirkan terjadi di Palu memasuki musim hujan. Daerah aliran sungai (Das) khususnya mulut muara di Palu dikhawatirkan ada banyak material menumpuk di daerah hulu hingga membentuk sebuah bendungan. Menurutnya, kondisi tersebut bisa menyebabkan banjir bandang lantaran air menumpuk di musim hujan. Saat volume air bertambah akan melesat cepat tak tertahan hingga bisa membobol bendungan. Kondisi tersebut dikhawatirkan terjadi saat curah hujan di atas normal yakni di bulan Oktober dan November. "Diprediksi ada curah hujan di atas normal di Sulteng pada Okt
Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM - Polda Metro Jaya menolak permohonan tahanan kota yang diajukan oleh Ratna Sarumpaet dengan alasan proses penyidikan terhadap aktivis #2019GantiPresiden tersebut masih berlangsung. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan keputusan tidak mengabulkan permohonan tahanan kota setelah dilakukannya analisa dan evaluasi oleh penyidik. Namun karena keterangan Ratna masih dibutuhkan untuk proses penyidikan, polisi pun memutuskan tidak mengabulkannya. "Jadi permohonan sudah diterima penyidik dan kemudian dianalisa dan evaluasi, permohonan tersebut belum dapat dikabulkan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/10). Argo mencontohkan, keterangan tambahan Ratna masih dibutuhkan seperti pemeriksaan yang dilakukan pada Kamis (11/10). Pemeri
Dua Kali Mangkir, KPK Diminta Jemput Paksa Dirut Pertamina

Dua Kali Mangkir, KPK Diminta Jemput Paksa Dirut Pertamina

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM--Sekjen Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Tri Sasono sesalkan sikap Dirut Pertamina Nicke Widyawati yang dua kali mangkir dipanggil KPK untuk dimintai keterangan  dalam kasus pengaturan proyek PLTU Riau 2. Tri mengatakan, Nicke seharusnya koperatif terhadap panggilan KPK jika memang ia merasa tidak terlibat dalam kasus tersebut. "Ini Dirut Pertamina mangkir terus di panggil KPK, tidak boleh mangkir dong harus mau diperiksa, nanti kalau dijemput paksa bagaimana," kata Tri dalam keterangan elektroniknya, Minggu (16/9). Tri menjelaskan, Dirut PLN Sofyan Basyir saja patuh saat di panggil KPK untuk diminta keterangan yang notabene sebenar sangat jauh keterlibatan, bahkan rumah dan ruangan kerjanya digeledah oleh penyidik. "ini ada apa ini kok Nicke malah mangk
Pak Tejo Rapatkan Barisan Dukung Jokowi-Ma’ruf

Pak Tejo Rapatkan Barisan Dukung Jokowi-Ma’ruf

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM--Pasukan Tetap Jokowi (Pak Tejo) mengelar rapat konsolidasi seluruh pengurus dan dewan penasehat demi menggalang dukungan pasangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019. Ketua Umum Pak Tejo Tigor Doris Sitorus mengatakan, rapat ini bertujuan menyamakan persepsi bahwa hanya Jokowi-Ma'ruf yang terbaik untuk memimpin Indonesia karena mereka terbukti kerja nyata, berprestasi, mengharumkan nama bangsa dan diakui internasional. "Jokowi-Ma'ruf adalah pasangan yang tepat untuk memimpin negeri ini karena mereka berpengalaman dan kerja nyata. Mereka saling melengkapi satu sama lain," kata Tigor usai rapat konsolidasi DPP Pak Tejo bersama dewan penasehat di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (13/9). Tigor menjelaskan, Pak Tejo sebagai relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf saat ini sudah membe...
KAKI Menduga Sofyan Ba’asyir  Terlibat Dalam Kasus Korupsi PLTU Riau-1

KAKI Menduga Sofyan Ba’asyir  Terlibat Dalam Kasus Korupsi PLTU Riau-1

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM—Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) akan menyelenggarakan diskusi bersama press dengan judul “ Kenapa Sofyan Ba’asyir Kawannya Presiden Joko Widodo Tidak Dijadikan Tersangka Oleh KPK ?” di Room Hotel Borobudur Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (9/9/2018) pekan depan. Diskusi ini akan membahas seputar OTT KPK kepada Eni Saragih dan Johannes Kotjo terkait pemberian suap proyek PLTU Riau-1 yang menyeret nama Menteri Sosial Idrus Marham yang  telah ditetapkan sebagai tersangka. Koordinator KAKI Ahmad Fikri mengatakan, diskusi ini akan mengulas secara tajam mengapa KPK tidak menetapkan unsur BUMN dan Pemerintah sebagai tersangka, padahal  pada prinsipnya kejahatan korupsi selalu melibatkan empat  unsur penting, yang menjadi pemeran utamanya. Pertama, Partai Politik. Ke
Usai Idrus Marham, KPK Bidik Dirut PLN Sofyan Basir

Usai Idrus Marham, KPK Bidik Dirut PLN Sofyan Basir

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemungkinan bakal menjerat tersangka lain dalam kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Salah satu pihak yang dibidik lembaga antirasuah adalah Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir. "Kemudian apakah keturut sertaan orang-orang lain di pihak PLN termasuk dirutnya (Sofyan Basir) untuk hal ini belum menemukan dua alat bukti, masih terus dikembangkan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/8). Basaria mengatakan dalam menangani kasus, pihaknya selalu melakukan pengembangan untuk menjerat pihak lain yang bertanggung jawab secara pidana. Penetapan tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham, kata Basaria, merupakan pengembangan kasus dugaan suap proyek PLT...
Jokowi Buka Peluang Tim Kampanye Bakal Dipimpin Anak Muda

Jokowi Buka Peluang Tim Kampanye Bakal Dipimpin Anak Muda

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM -- Joko Widodo membuka kemungkinan menunjuk sosok anak muda untuk menjabat sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Mar'uf di Pilpres 2019 mendatang. "Ya itu bisa saja [Ketua TKN dari anak muda]," kata Jokowi usai membuka acara Young on Top National Conference di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (25/8). Saat ini posisi Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin masih kosong meski struktur dan nama-nama pengurus sudah terisi.  Para parpol koalisi masih menunggu keputusan Jokowi soal sosok yang akan menempati posisi ketua tim kampanye. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa dirinya membutuhkan sosok yang memiliki ide maupun gagasan yang brilian dan kekinian untuk menempati posisi tersebut. Ia tak memepersoalkan soal batasan usia soal sosok yang akan menempati posisi ters