Ketua IPMAT: Pemuda Aceh Tenggara Harus Jadi Agen Perubahan

Pengurus IPMAT masa bakti 2018-2020.

 

SUMATRAPOS.COM – Ikatan Pemuda Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Jabodetabek  menggelar Musyawarah Besar  (Mubes) pemilihan ketua umum IPMAT di kantor penghubung Aceh Tenggara, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu  (3/6).

Dalam kegiatan Mubes itu muncul empat nama yang ikut  bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan IPMAT yaitu Iqbal Ramadhan, Cici Paramida, Nasrullah dan Sahlan Desky. Selanjutnya, keempat kontestan dipilih berdasarkan  suara terbanyak yang akhirnya dimenangkan oleh Nasrullah dengan memperoleh sembilan suara , Sahlan Desky memperoleh empat suara dan Iqbal Ramadhan dua suara.

Nasrullah akan memimpin IPMAT untuk masa bakti 2018-2020 mengantikan Ayub Ibrahim. Selama ini Nasrullah di kenal sebagai tokoh masyarakat Kutacane Aceh Tenggara,  saat ini dia sedang menempuh pendidikan Pascasarjana Jurusan Magister Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Institusi Pertanian Bogor (IPB).

“Kepengurusan IPMAT yang baru harus bisa belajar dari kepengurusan lama,”  kata Mantan Ketua IPMAT , Ayub Ibrahim,  dalam sambutannya.

Nasrullah yang terpilih sebagai ketua umum IPMAT Jabodetabek  mengatakan,  pemuda dan mahasiswa Aceh Tenggara harus jadi agen perubahan dalam pembangunan dan kemajuan Indonesia khususnya di Provinsi Aceh.

“Peran dan pengaruh pemuda dan mahasiswa sangat besar dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang handal, maju, dan mampu bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA),” ujar Nasrullah.

Nasrullah menuturkan, IPMAT Jabodetabek  harus mampu merangkul semua etnis, ras, golongan dan agama yang ada di Aceh Tenggara, karena Aceh Tenggara merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Aceh yang disebut miniature Indonesia.  Karena masyarakat di semua suku dan agama di Aceh Tenggara mampu berdampingan dan akur satu sama lainnya tanpa adanya perpecahan dan masalah dalam SARA.

“Ini modal yang sangat besar dan tanggung jawab kita bersama dalam menjaga kerukunan tersebut.” Tegas Nasrullah. (Dom/HK)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: