Lulung Klaim Tak Langgar Aturan PPP

Haji Lulung. (Sumatrapos/B Arto)
Haji Lulung. (Sumatrapos/B Arto)

 

SUMATRAPOS–Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Lulung mengaku masih memperjuangkan posisi di PPP. Ia masih mencoba melunakkan Ketum PPP Romahurmuziy, meski rencana keluar dari partai berlambang Kabah telah dilontarkan.

“Belum pindah sampai hari ini, masih mengharap saya di PPP untuk segera dikembalikan SK Bandung (kepengurusan hasil Muktamar Bandung) saya,” kata Lulung, Selasa (19/6).

Keinginan keluar, jelas Lulung, didasarai konflikĀ  internal berkepanjangan. Saat itu, konflik kepengurusan antara Djan Faridz dan Romahurmuziy cukup berdampak kepada internal PPP maupun dirinya.

Lulung menerangkan kedua kubu sempat berdamai pada Pilkada DKI 2017 dengan mendukung Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama. Namun, sikap PPP bertentangan dengan Lulung.

“Karena saya tidak sependapat dengan itu, saya menolak. Katanya saya melanggar perintah DPP dan AD/ART, SK saya dicabut,” sesal Lulung yang hingga kini yakin tak melanggar aturan apa pun.

Usai Pilkada, PPP telah berekonsiliasi dan menunjuk Rommy sebagai pimpinan. Ia kemudian dijanjikan pengembalian SK.

“Untuk dapat kembali SK Bandung, saya harus dukung Rommy dulu. Akhirnya saya siap mendukung Rommy,” ungkap Lulung.

Ia juga harus menyerahkan kantor DPD PPP Jakarta ke kubu Rommy. Ia legawa demi kepentingan partai dan verifikasi KPU.

“Tapi hari ini omongannya beda lagi, saya harus jadi salah satu pimpinan di DPP. saya bilang, mana mungkin saya
mengkhianati suara umat,” tegas Lulung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: