Pemerataan Pembangunan, DPRD Minta Serang Barat Jadi Kabupaten

Anggota DPRD Komisi IV Kabupaten Serang, Masrori, bersama warga Serang Barat terkait usulan pemekaran Kabupaten Serang Barat.
Anggota DPRD Komisi IV Kabupaten Serang, Masrori, bersama warga Serang Barat terkait usulan pemekaran Kabupaten Serang Barat.

 

SUMATRAPOS.COM–Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Masrori, mengatakan pemekaran Kabupaten Serang Barat harus menjadi isu krusial saat ini yang harus terus dikawal dan disuarakan.
Terlebih rencana pemindahan Pusat Pemerintahan dan Ibukota Kabupaten Serang ke Kecamatan Ciruas di wilayah Timur yang dirasa semakin jauh dari wilayah Barat seperti Kecamatan Anyar dan Cinangka. Membuat aspirasi untuk dilakukannya pemekaran daerah semakin kencang.
“Pemekaran daerah otonomi baru ini harus dilakukan segera, sehingga kepentingan masyarakat terutama yang tinggal di wilayah Barat bisa lebih terakomodasi,” ujar Masrori melalui pesan elektroniknya, Rabu (25/7/2018).
Masrori mengungkapkan problematika pemerataan pembangunan yang menjadikan aspirasi Pemekaran Serang Barat, relevan untuk diperjuangkan.
“Menyadari perkembangan Kabupaten Serang yang semakin dinamis saat ini dan masih luasnya wilayah administrasi pemerintahannya, maka diyakini 5-10 tahun ke depan harus ada kesiapan kebijakan dan penataan ruang yang bijak serta berimbang agar pembangunan ke semua wilayah Kabupaten Serang lebih baik dan merata,” tegasnya.
Meski sudah pernah ada kajian yang menyebutkan kelayakan Daerah Otonom Baru Kabupaten Serang Barat, namun hingga saat ini hal itu memang masih belum dianggap dan dijadikan dasar untuk Pemkab Serang menyetujui aspirasi pemekaran itu.
“Kajian STPDN tahun 1999 dianggap sudah kurang relevan mengingat kondisi demografi dan perekonomian yang sudah berkembang dinamis termasuk pasca ditetapkan Puspemkab Serang di Kecamatan Ciruas,” jelasnya.
Karenanya, menurut Masrori, DPRD sudah kembali mengusulkan rencana kajian baru terkait wacana pemekaran ini kepada Bappeda dan mendorong anggarannya pada APBD Perubahan 2018 kali ini.
“Sudah dimasukkan anggaranya ke Badan Anggaran, dan ke Bappeda. Dewan-dewan khususnya dari Komisi 4 sudah oke dan semoga tidak berubah,” imbuhnya.
Sementara Ketua Forum Pemuda Serang Barat, Ahmad Fauzi Chan, mendesak agar persoalan pemekaran DOB baru harus menjadi pemikiran seluruh pihak, terutama wakil rakyat di legislatif.
“Sebagai inisiatif dan dasar pemikiran di atas maka perlu kiranya pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Serang yang tentu termasuk seluruh anggota legislatifnya untuk segera mendorong adanya kajian pemekaran wilayah Serang Barat,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Kang Ichan ini juga menuntut, di tahun politik ini kerja-kerja anggota dewan dan para politisi harus lebih giat dan semakin aktif menyuarakan wacana pemekaran Kabupaten Serang Barat, baik di ruang legislatif maupun ruang-ruang publik agar aspirasi sudah sejak lama disuarakan oleh masyarakat ini bisa semakin mendapat dukungan besar.
“Kita berharap dari hasil kajian terbaru tersebut semua bisa terlibat secara langsung dan tidak langsung untuk memberikan pandanganya dan kebijakan secara objek dan visioner,” pungkas Kang ichan. (Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: