Jumat, September 20

Pengamat Politik Kritik Klaim Jatah Menteri

Bagikan
Pengamat Politik Jokowi Watch Tigor Doris Sitorus. (hk/spo)

Sumatrapos.com, Jakarta – Pengamat politik Jokowi Watch Tigor Doris Sitorus mengkritik sejumlah petinggi partai politik yang mengklaim jatah kursi Menteri pada Kabinet Kerja jilid 2. Tigor mengatakan petinggi partai tdak seharusnya mengklaim jatah kursi menteri karena itu hak preogratif presiden untuk memilih para menteri.

“Seperti pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang minta jatah 11 kursi menteri dan juga Politis Nasdem Teuku Taufikulhadi, nanti kalau tidak dikasih akan kecewa dan muncul kegaduhan baru. Ini bisa jadi beban Presiden Joko Widodo,” kata Tigor di Jakarta, Minggu (7/7).

Tigor mengungkapkan pernyataan dua politisi itu tidak rasional karena jatah kursi menteri hanya 34, sedangkan partai pengusung Jokowi-Ma’ruf ada 9 partai dan 5 diantaranya lolos parlemen threeshold. Lalu tidak semua menteri dari partai politik karena ada dari kalangan profesional.

“Jadi pertanyaan bagaimana jika partai PDI Perjuangan dan Golkar meminta jatah lebih karena mereka partai pemenang, bagaimana dengan kalangan profesional, “ujar Tigor

Lanjutnya, seharusnya partai koalisi pendukung Jokowi berkaca pada perolehan suara Pilpres 2019 karena tidak signifikan antara perolehan suara partai dengan presiden. Artinya ada partai yang tidak fokus memenangkan Jokowi-Ma’ruf dan ada partai fokus untuk partai.

“Jika kita lihat perolehan suara partai pendukung dan suara presiden selisihnya hampir 20 persen lebih unggul suara partai. Jadi pertanyaan kemana hilangnya suara itu.” ungkap Tigor.

Oleh karena itu Jokowi Watch berharap Presiden Jokowi kembali mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menseleksi nama-nama menteri yang akan diajukan. Sehingga menteri yang akan dilantik nanti benar-benar bersih dari unsur KKN dan permasalahan hukum. Sebab mengingat kejadian sebelumnya dimana elit politik diduga jadi koordinator menteri demi kepentingan kelompoknya. (hk/spo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: