Kamis, Februari 27

Poltak Sitorus Tawarkan Tobasa Cerdas dan Unggul

Bagikan
Bakal calon Bupati Tobasa Poltak Sitorus ketika berkunjung ke pasar tradisional. (Ist)

Sumatrapos.com, Tobasa – Meskipun pemilihan calon kepala daerah kabupaten Toba Samosir (Tobasa) akan berlangsung tahun 2020 namun sejumlah nama-nama bakal calon telah muncul ke publik. Berdasarkan prediksi Pemilukada Tobasa akan diikuti lima pasangan calon jika dilihat dari banyaknya calon yang mendaftarkan diri ke partai politik.

Salah satu bakal calon Bupati yang tidak asing lagi bagi warga Tobasa  yakni Poltak Sitorus seorang pengusaha dan juga akademisi. Poltak, sapaan akrabnya, pernah ikut dalam kompetisi bupati pada 2015 lalu namun kalah tipis dari Darwin Siagian.

Sebagai salah satu kandidat, Poltak telah mendaftarkan diri ke beberapa parpol seperti PDI Perjuangan, Nasdem, Perindo dan PKPI. Poltak juga rajin menjalin komunikasi politik ke beberapa tokoh Tobasa.

Berdasarkan pantauan, Poltak merupakan bakal calon yang paling populer dibandingkan kandidat lain. Tingginya populeritas tersebut karena ia rajin blusukan menyapa warga di pasar-pasar tradisional dan perkampungan demi menawarkan percepatan menuju “Tobasa Cerdas dan Unggul”.

Dalam wawancara khususnya dengan sumatrapos.com Poltak mengatakan ingin melakukan perubahan dan percepatan pembangunan di tanah kelahirannya melalui visi-misi Panca Pilar menuju Tobasa cerdas dan unggul.

Pertama yaitu percepatan pembangun SDM Tobasa yang Unggul dengan meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini. Kedua percepatan pembangunan sistem pertanian moderen, ketiga percepatan pembangun pariwisata Danau Toba berskala Internasional.

Keempat percepatan pembangunan Rumah sakit yang berkualitas bahkan bertaraf Internasional agar masyarakat Tobasa menikmati pelayanan kesehatan yang prima. Dan terakhir percepatan pembangunan sistem pendidikan yang unggul agar terjadi pelipatgandaan anak-anak kita masuk  perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Warga Tobasa butuh perubahan untuk percepatan menuju Tobasa cerdas dan unggul supaya kesejahteraan makin meningkat.” Kata Poltak beberapa waktu lalu.

Ketua Bidang Generasi Muda Parsibona Indonesia Raya (PIR) ini menjelaskan harapan menjadikan masyarakat cerdas harus dimulai dari pendidikan anak usia dini yaitu sejak taman kanak-kanak, karena pada masa pertumbuhan usia emas (golden age) otak anak dapat menyerap pengetahuan sangat cepat dan harus diisi dengan hal-hal positif. Kemudian pada usia emas itu gizi anak juga harus tercukupi dengan mengkonsumsi makanan sehat.

Poltak Sitorus menyapa kaum milenial.

Sebagai akademisi Poltak telah membuat beberapa Taman Kanak di Tobasa dan di daerah lain. Setidaknya ada sekitar 24 TK yang telah ia buat dengan menggunakan dana pribadi.

Berkaitan dengan Tobasa Unggul Poltak mengatakan sebagai daerah sentra pertanian dan perkebunan para petani harus mampu meningkatkan produksi hasil tani. Salah satu cara yaitu  pertanian moderen dengan menerapkan mesin traktor sebagai garapan lahan dan eksavator untuk pembukaan lahan baru, dengan begitu waktu masa tanam lebih efektif, effesien dan strategis.

Begitupun dengan perawatan dan masa panen, Petani harus diberikan penyuluhan dan bantuan oleh Dinas Pertanian terkait perawatan tanaman sehingga ketika masa panen hasil pertanian dapat maksimal.

“Selain menyediakan fasilitas untuk pengarapan lahan dan masa panen Pemkab melalui Dinas Pertanian juga perlu memberikan penyuluhan secara berkala.” ujar Poltak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: