Kamis, Februari 27

Proses Lelang dan Pekerjaan Politeknik Negeri Pontianak Dipertanyakan

Bagikan
Ilustrasi

Sumatrapos.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus, mempertanyakan proses lelang
dan pembangunan gedung kuliah terpadu Politeknik Negeri Pontianak yang diduga bermasalah. Ia mengatakan proyek ini dilelang Agustus 2019 namun hingga kini proyek belum juga dikerjakan pemenang tender.

Tigor menjelaskan kejanggalan proyek ini sudah terlihat saat proses lelang, saat itu panitia lelang sudah mengumumkan calon pemenang lelang dengan penawaran terendah, namun panitia lelang menyatakan perusahaan calon pemenang tidak dapat mengerjakan proyek karena kurang persyaratan dan harus memasukan penawaran ulang.

Kemudian, lanjutnya, proses penawaran ulang sudah diumumkan pemenang tender penawar harga terendah namun proyek tidak dikerjakan.

“Jadi pertanyaan mengapa proyek ini tidak dikerjakan, apakah ada persoalan lain yang belum tuntas. Jelas ini diduga  ada menimbulkan kerugian negara.” kata Tigor di Jakarta, (12/02/2020).

Kedua, tambahnya, di tahun yang sama ada proyek sejenis yang dikerjakan oleh panitia yang sama, Pokja yang sama dan proses lelang yang sama yaitu proyek Politeknik Negeri Ketapang. Proyek ini dikerjakan pemenang tender.

“Kenapa Poltek di Ketapang bisa sedangkan di Pontianak tidak. Saya minta kepada Kementerian PU-PR dan Kementerian Keuangan mengkaji dan mengevalusi.” tutupnya.

Sebelumnya dikabarkan,
lelang pembangunan gedung kuliah terpadu Politeknik Negeri Pontianak senilai Rp 79 milliar diduga menyalahi Perpres Nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa, karena panitia lelang memberlakukan proses penawaran ulang.

Padahal panitia lelang sudah mengumumkan pemenang lelang dengan penawaran terendah dan diundang untuk klarifikasi pada bulan Oktober. Namun panitia lelang menyatakan perusahaan pemenang tidak dapat mengerjakan proyek tersebut karena kurang persyaratan sehingga harus memasukan penawaran ulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: