Selasa, Oktober 15

Strategi Bertani Palawija Hasil Melimpah Oleh Susno Duaji

Bagikan
Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (purn) Susno Duaji menikmati masa pensiun sebagai petani di desa.

Sumatrapos.com, Pagaralam – Mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duaji, sepertinya menikmati masa pensiunnya sebagai petani di lembah Gunung Dempo Kota Pagaralam, Sumatra Selatan. Melalui akun facebooknya, Susno panggilan akrabnya, mengunggah dua foto ketika sedang beraktifitas bertani palawija di kebun, Sabtu (22/6).

Menariknya, Susno memberikan keterangan bagaimana strategi menjadi petani palawija yang sukses dengan  hasil panen yang melimpah.

Berikut strategi bertani yang ditulis oleh Susno Duaji.

Bertani palawija perlu strategi baik mengenai jenis tanaman yg ditanam, waktu tanam, pakai obat kimia atau tidak, waktu panin , dan cara pemasaran,,,

Sebab kalau tidak maka petani akan terjebak oleh rutinitas sehingga terjadi penumpukan produksi, dan produksi melebihi permintaan pasar dan pada giliran nya , harga akan anjelok, produksi numpuk, membusuk, dan petani menderita kerugian karena harga jual jauh di bawah biaya produksi,,,
Kalau hal ini yang terjadi maka petani akan gigit jari, petani akan menjadi jatuh miskin berkepanjangan,,,

Strategi petani tak perlu hebat amat, cukup lah bahwa ada pembagian area, misal di area A tanam palawija kacang panjang, areal B tanam sawi, areal D tanam cabi, areal E tanam wortel dst,

Waktu tanaman pun dihitung demikian rupa supaya tepat waktu panin komuditas pertanian tersebut sangat diperlukan oleh konsumen, misal waktu panin bertepatan dengan hari Raya, bertepatan dengan musim pesta , bertepatan dengan tahun baru, dll

Kemudian disesuaikan dengan permintaan pasar, saat ini konsumen sangat peka terhadap tanaman yg diracun petisida dan pupuk kimia, maka petani harus memenuhi selera pasar dengan tidak menggunakan racun petisida dan sejenis dan tidak menggunakan pupuk kimia , maka harga jual bisa mencapai 10 x lipat ,,

Di sela tanaman bisa juga tumpang sari tanaman lain , misal tanaman bumbu dapur seperti ; serai, kunyit, laos, jahe, yang harga nya cukup lumayan tapi tidak merusak tanaman utama,,

Hasil tanaman pun harus dikelola sedemikian rupa ; dibersihkan, ukuran dibuat hampir sama, dan diberi kemasan yg bagus, karena packing sangat menentukan nilai tambah,

Pola seperti inilah perlu diterapkan petani, agar perekonomian petani tertolong, badan tidak terlalu capek, tapi incone
Bisa berlipat ganda,,,

Peran pemerintah ; dinas pertanian, dinas perdagangan, dinas perindustrian sangat diperlukan untuk memberikan pembinaan,,

Bertani pun perlu strategi dan perhitungan ekonomis,,,,
Maju dan jaya Petani Indonesia.

Strategi bertani palawijaya cara Susno Duaji itu pun mendapat 126 tanggapan dan 36 komentar netizen. Banyak netizen berkomentar bahwa strategi bertani palawija cara Susno Duaji itu dapat  menginsipirasi petani yang ada di propinsi Sumatra Selatan. (hk/spo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: