Minggu, Agustus 25

Tag: dolar AS

Bank Indonesia Akhirnya Turunkan Tarif Swap Lindung Nilai

Bank Indonesia Akhirnya Turunkan Tarif Swap Lindung Nilai

SPO Ekonomi
SUMATRAPOS.COM -- Bank Indonesia (BI) mengaku telah menurunkan tarif swap lindung nilai (swap hedging) beberapa waktu yang lalu. Tujuannya, agar korporasi berminat menukarkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) berupa valuta asing menjadi rupiah. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan BI telah menurunkan tarif swap hedging satu bulan dari 5 persen menjadi 4,25 persen. Menurutnya, tarif ini sudah sangat kompetitif dibandingkan suku bunga swap pada umumnya yakni 5 persen. Tak hanya itu, ia mencontohkan bahwa tarif swap (swap rate) dengan tenor tiga bulan juga berubah dari 5,2 persen menjadi 4,75 persen. "Tingkat harganya murah. Kalau mereka butuh rupiah, mereka bisa jual valas melalui swap dengan tingkat (bunga) yang lebih murah," ujar Perry di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (14/8). Ia menut...
Kerugian Garuda Indonesia Susut Jadi US$116 Juta

Kerugian Garuda Indonesia Susut Jadi US$116 Juta

SPO Ekonomi
SUMATRAPOS.COM - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) melaporkan masih mencatatkan kerugian US$116,85 juta sepanjang paruh pertama tahun ini, atau menyusut 58,55 persen dari angka kerugian yang diderita perusahaan pada periode yang sama tahun lalu US$281,92 juta. Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan penurunan kerugian itu disebabkan terjadi kenaikan pendapatan operasional sebesar 5,9 persen dari US$1,8 miliar menjadi US$1,9 miliar. "Ini ditunjang oleh peningkatan jumlah penumpang, peningkatan angkutan kargo, peningkatan utilisasi pesawat, efektifitas program efisiensi, dan peningkatan kinerja anak perusahaan," papar Pahala, Senin (30/7). Menurutnya, jumlah penumpang Garuda Indonesia sepanjang semester I 2018 naik 8,3 persen menjadi 18,7 juta dibandingkan periode yang
BPS Manipulasi Data Kemiskinan

BPS Manipulasi Data Kemiskinan

SPO Nasional
SUMATRAPOS.COM - konom senior Kwik Kian Gie menilai data kemiskinan di Indonesia pada Maret 2018 sebesar 9,8 persen yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), satat kebohongan. Data yang diklaim sebagai angka terendah sejak era reformasi itu, dianggap sebagai pembodohan dan masuk kategori kebohongan publik. “Bohong itu, tak sesuai realita. Jangan begitulah sama rakyat, mereka (rakyat) sudah tahu apa yang terjadi saat ini,” kata Kwik saat diskusi bertajuk Ekonomi Indonesia Kini Di Mata Kwik Kian Gie di Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, Rabu (18/7) malam. Kader PDIP ini mengatakan, dirinya menyangsikan capaian ini lantaran terdapat indikasi manipulasi dalam indikasi standar kemiskinan. Menurutnya dalam penelitian BPS, standar kemiskinan yang digunakan adalah pendapatan Rp 12.90