Tak Dapat THR, Tenaga Ahli Pemprov DKI Teriak

Ilustrasi (sumatrapos.com/B Arto)

SUMATRAPOS–Ratusan orang tenaga ahli non-PNS di lingkungan Pemprov dan DPRD DKI Jakarta tahun in kembali dipaksa gigit jari. Pasalnya mereka tahun ini belum juga memperoleh tunjangan hari raya (THR).

Pemprov DKI Jakarta hanya mengucurkan THR untuk ratusan ribu tenaga kontrak dan pegawai harian lepas (PHL).

Para tenaga ahli non-PNS mengaku cemburu atas kebijakan yang memihak kepada para PHL seperti Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), staf kelurahan, ataupun pegawai yang termasuk dalam kategori Penyedia Jasa Lainnya Perorangan.

“Terus terang kita cemburu, kenapa honorer saja yang dapat THR? Padahal kita setara dengan honorer, pegawai non-PNS, tapi kenapa kita enggak dapat gaji ke-13 (THR)?” ungkap seorang tenaga ahli Dinas Komunikasi Informatika dan Kehumasan DKI Jakarta, Minggu (3/6).

Pernyataan serupa dibenarkan oleh tenaga ahli Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang enggan disebutkan identitasnya.

Menurutnya, keputusan pemberian THR kepada pegawai non-PNS pemerintah daerah telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 53 Tahun 2018 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemberian penghasilan ke-13 kepada pimpinan dan pegawai non-PNS dalam lembaga non struktural.

Dalam peraturan tersebut ditegaskan, pemberian honorarium didasarkan pertimbangan peranan dan kontribusi nyata pegawai non-PNS dalam struktural pemerintahan. Namun, berbanding terbalik dengan ketentuan, nasib tenaga ahli, katanya, masih termarjinalkan.

“Mohon maaf sebelumnya ya, kita seharusnya lebih dihargai, karena kita bekerja pakai skill dan pikiran, berbeda dengan PHL yang pakai tenaga. Kita hasilkan karya, tetapi kenapa belum ada penghargaan untuk itu semua?” tuturnya.

“Kita bukannya enggak bersyukur, tapi kalau bicara gaji juga kita belum sampai dua kali gaji, sementara apa-apa (komoditas) pasti naik (harga) pas Lebaran. Kita galau, kerja juga enggak semangat,” timpal seorang tenaga ahli Dinas Pendidikan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: