Volume Sampah Warga Jakarta Belum Normal

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji. (Foto: beritajakarta.id)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji. (Foto: beritajakarta.id)
SUMATRAPOS–Memasuki H+3 Hari Raya Idul Fitri, sampah warga Jakarta belum kembali normal. Tercatat pada Senin (18/6), sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sebanyak 4.082 ton dengan 756 rit truk sampah.
Padahal rata-rata sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang saat kondisi normal berkisar 7.000- 8.000 ton per hari dengan 1.300 – 1.400 rit truk sampah.
Tepat pada hari pertama lebaran, sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang hanya 1.286  ton dengan 326 rit truk sampah, H+1 Idul Fithri 2.060 ton dengan 409 rit truk sampah dan H+2 tercatat sebanyak 2.324 ton dengan 482 rit truk sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, jumlah sampah belum kembali normal lantaran sebagian warga Jakarta belum kembali dari mudik.
Diperkirakan puncak tonase penanganan sampah akan terjadi pada H+7 sampai H+10, saat warga Jakarta yang mudik sudah kembali ke Ibukota dan berakhirnya masa cuti bersama lebaran.
Dinas Lingkungan Hidup siap mengantisipasi peningkatan tonase tersebut. “Secara khusus kami siap mengantisipasi lonjakan sampah, terutama saat tukang-tukang gerobak sampah yang sempat mudik telah kembali bertugas,” kata Isnawa, Selasa (19/6).
Saat itu, kata Isnawa, akumulasi tumpukan sampah yang sempat tertinggal di tempat sampah di masing-masing rumah warga mulai dikirim oleh tukang gerobak ke Tempat Penampungan Sementara (TPS).
“Truk sampah akan kita optimalkan untuk pengangkutan dari TPS ke TPST Bantargebang,” katanya. Petugas gerobak sampah merupakan tenaga pengangkutan sampah yang dikelola secara swadaya oleh RT ataupun RW.
Dinas Lingkungan Lingkungan Hidup juga mengelar aksi simpati kampanye menjaga kebersihan di destinasi-destinasi wisata, misalnya di Kawasan kota Tua, Jakarta Barat.
“Kami imbau para pengunjung dan pedagang untuk meletakan sampah di tempatnya. Petugas juga membagikan kantong wadah sampah kepada para pegadang kali lima,” kata dia.
Sebagai informasi, petugas kebersihan DKI Jakarta yang terdiri dari Petugas Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di bawah kendali Dinas Lingkungan Hidup dan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di bawah komando Kelurahan tetap bertugas saat libur dan cuti bersama lebaran 2018. Mereka menjaga kebersihan Ibukota.
SUMATRAPOS/B ARTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: