Warga Taput Kecewa Dengan Manajemen Maria Idol

Maria Idol

SUMATRAPOS.COM – Ketua Gerakan Masyarakat Tapanuli , Jon Harry Aruan, kecewa kepada manajement artis penyanyi Maria Simorangkir juara satu Indonesia idol. Pasalnya, Maria yang kini telah jadi idola seluruh masyarakat Batak akan digiring ke rana politik dengan menerima undangan tampil di acara pemenangan salah satu calon bupati Taput, Kamis (31/5) besok.

Menurut Jon, menangnya Maria menjadi Idol tidak terlepas dari seluruh dukungan masyarakat Sumut khususnya Bupati Taput. Jadi tidak elok jika Maria harus tampil dalam acara Pilkada yang sangat identik dengan politik.

“Saya prihatin dengan konsep management Maria, kenapa tidak membuat rencana yang lebih besar seperti show di luar negeri seperti Malaysia, Hongkong, Taiwan dan Australia. Ini justru Maria diundang di acara pilkada yang identik dengan ranah politik. Saya khawatir karier Maria akan sama seperti seniornya Joy Tobing, padahal dia baru sebulan jadi musisi nasional,” kata Hary saat dihubungi sumatrapos.com, Rabu (30/5).

Hal yang sama disampaikan Arthur Napitupulu pengusaha sukses asal Taput, ia mengatakan Maria itu masih dibawah umur tidak selayaknya di eksploitasi oleh managementnya.

Arthur mengungkapkan,  KPAI Taput telah mengeluarkan surat Nomor:001/B/KPAID/TU/V/2018 yang isinya menyatakan bahwa pilkada  harus ramah anak dan memastikan pelarangan serta perlindungan penyalahan gunakan anak dalam kegiatan politik.

“Dalam pasal 15 dan 76 H UU perlindungan anak ( UU No 35 tahun 2014) menyebutkan melarang pelibatan anak dalam aktivitas politik,” tegas Arthur.

Namun pendapat berbeda disampaikan Ketua GMKI Sumatra Utara, Swangro Marbun, yang mengatakan tampilnya Maria dalam kegiatan pilkada sah-sah saja jika ia bertindak secara profesional untuk menghibur pengemar. Namun jika dia mengajak orang lain untuk mendukung salah satu calon, maka itu masuk rana politik. (HK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: